raunijaR

Siapa itu Helheim? dan preview album “raunijaR”…

n18719

Courtesy of google

Saya cukup yakin dengan apa yang saya percaya ini bahwa band yang satu ini adalah salah satu band underrated di planet bumi, Helheim. Ya, band asal norwegia ini mengusung tema Viking ke dalam musik mereka dan membalutnya ke dalam musik black metal. Yang saya ketahui, dipertengahan tahun 90an tidak begitu banyak band black metal norwegia yang memiliki latar, sound dan tema tentang Viking yang begitu kental seperti band Helheim. Dan juga, saya yakin tidak banyak band diluar sana yang menggabungkan instrumen Harpa/ kecapi khas orang Yahudi dan tiupan terompet pada latar untuk mempertegas dan memberikan atmosfir mitologi norse yang sangat kuat dan sakral ke dalam musiknya seperti yang telah dilakukan oleh Helheim. Cerita itu berawal di tahun 1992, ketika itu V’gandr dan H’grimnir memiliki satu ide yang sama yaitu membuat musik metal. Namun tidak lengkap rasanya jika memainkan musik metal tanpa seorang drummer, lalu tak lama kemudian kehadiran Hrymr (drum) melengkapi formasi Helheim saat itu. Pada awalnya, saat itu mereka sangat menggebu-gebu akan musik yang mereka ciptakan lalu dibawakan pada acara musik lokal dan meski tanpa banyak pengalaman, mereka tidak takut untuk masuk ke stage. Helheim telah tampil dibeberapa festival di Bergen pada awal karir mereka dengan membawakan beberapa demo yang telah mereka buat (“Helheim”, “Niðr ok Norðr liggr Helvegr”). Helheim telah berusaha semaksimal mungkin dalam melakukan pergerakkannya lewat musik yang mereka usung lewat beberapa demo dan rilisan album yang telah mereka telurkan, serta telah membangun suatu karakter musik yang menggambarkan tentang bagaimana sesungguhnya dunia mereka.

Setelah 20 tahun berjalan dan berkembang, Helheim telah merilis album ke delapan mereka, raunijaR. Mungkin anda tidak pernah tahu apa yang dapat kita ekspektasikan dari setiap rilisan Helheim dan begitupun pada album raunijaR. Dengan begitu, ini saat yang tepat untuk menikmati kembali peluru yang telah mereka ciptakan.

Di satu sisi, bila kita amati konsep album Helheim secara keseluruhan adalah suatu konsep album berkelanjutan dari satu rilis ke rilisan lain; salah satu yang selalu berkembang disini bisa berupa bentuk sound dan juga bagian dalam suatu elemen cerita dalam lirik. Dengan album raunijaR di tahun 2015 ini, kita juga dapat melihat konsep musik yang berkelanjutan itu secara jelas. Misalnya dapat kita dengar pada opening track “Helheim 9” yang jelas berkaitan dengan bagian yang telah dimulai pada album EP Terrorveldet (1999). Di album raunijaR ini juga kita bisa melihat lanjutan quadrilogy “Asgards Fall” yang bagian sebelumnya dapat kita dengar pada album EP Asgards Fall (2010). Dan sesuai dengan konsep album raunijaR ini yang terdiri dari 5 track berdurasi kurang lebih 40 menit, kita seperti disuguhkan full-length album yang berkonsep ‘EP’ dengan mode classy namun tetap dengan materi yang solid.

 

Helheim-2.jpg

Courtesy of google

Apa yang dapat dirasakan pada track “Helheim 9” sebagian besar bertumpu pada clean-guitar yang begitu menonjol. Terutama, sound yang sangat kental dan kuat dari duo pentolan V’gandr (bass/vocal) dan H’grimnir (gitar/vocal). Meski album ini secara keseluruhan memiliki kejemukkan yang kasar-sebagaimana mestinya, mereka nyatanya memberikan sentuhan orkes menyayat lewat pipes angelic (sejenis pipa organ) ke dalam harmonisasi album raunijaR ini dan disini juga saya percaya faktanya bahwa mereka sebenarnya belum memperkenalkan materi dan senjata yang lain yang mereka miliki. Ayo terus disimak?!

Mereka terlihat terus berusaha meng-clean-kan hal itu, dan Viking-choir pada keseluruhan album dapat kita rasakan dalam track-track-nya dan puncaknya dapat kita dengar pada track terakhir “Odr”. Dengan taste yang kurang lebih mirip seperti band black metal Ulver. Vokal berlapis yang terdengar tanpa henti begitu terasa menusuk hingga akhirnya masuk kepada bagian akhir yang diisi oleh violin / piano. Dan disini kita dapat melihat bahwa penekanan vokal pada album ini lebih menonjol dari album mereka sebelumnya.

Dari semua lagu yang ada pada album raunijaR,”Asgards Fall III” dan “Asgards Fall IV” lah yang paling menyita perhatian saya. Tiap kali saya menemukan “Asgards Fall I” dan “Asgards Fall II”, woow.. rasanya seperti saya masuk ke dalam suatu dimensi Viking dalam dunia yang mereka ciptakan, begitu dalam dan gelap. Opening track dibuka dengan sayatan akustik gitar yang menawan, part “III” dari Asgards Fall ini langsung menusuk dengan musik berat ala Bathory lengkap dengan Viking-choirs dan dentuman drum terdengar seperti telah dimulainya genderang perang. Part “IV” melanjutkan bagian sebelumnya yang lebih ditonjolkan dari sisi duet vokalnya yang bisa kita dengar pada part “III”, dan hal ini semakin menunjukkan kebesaran yang kuat akan musikalitas Helheim. Paruh pertama dari track itu dimulai dengan suara drum sebelum nantinya benar-benar berhenti pada titik tengah. Dari sini, kita selanjutnya dapat mendengarkan gemuruh riff gitar yang sedikit lemah dan sepertinya mereka terinspirasi dari beberapa sound Immortal, lalu kesimpulannya aransemen yang mereka buat diisi dengan solo gitar, Viking-choirs, jedah sekmen dengan lirik yang dibacakan seperti suatu doa dan atmosfir kelam yang dibangun dengan sedemikian rupa sehingga kesan gelap yang teramat dalam dapat dirasakan para pendengarnya. Meski terdengar komplit, namun secara musikalitas part “I” dan “II” lebih efektif didengar dalam menjulang ke inti poin.

Selanjutnya, kita harus mengapresiasikan kerja mereka karena sejauh yang saya lihat mereka telah benar-benar keluar dari zona nyaman dan meski mungkin ada dari kalian yang mendengar ada beberapa musik mereka yang belum benar-benar bekerja, tapi bagaimanapun kita tidak bisa membantah bahwa album mereka ini sangat nyaman untuk didengar. Potongan lagu “Asgards Fall” dan “Odr” yang dibuat panjang dan banyak elemen-elemen didalamnya namun tidak seutuhnya rancu.

Dengan hal-hal disamping tersebut, band yang tanpa menggunakan corpse paint ini terus berjalan begitu meyakinkan setelah melewati 2 dekade yang panjang, dan raunijaR adalah bukti lain yang mengisi perjalanan dari kebesaran band ini.

raunijaR (2015)

004886194_500.jpg

Track
1.     Helheim 9     04:30
2.     Raunijar     05:28
3.     Åsgards fall III 12:25
4.     Åsgards fall IV 08:40
5.     Odr     10:27