Month: February 2015

Hidden Evolution by Angelus Apatrida (Album Review)

Hello guys all around the internet… hope you guys enjoy in your time, everywhere and anywhere.. whatever.. meh!!!

jajahajaa..

Oke, sebelumnya saya ingin mengucapkan Heavy Nu Year buat para pembaca (itupun kalau ada hikz..), yah.. meskipun sepertinya superb telat banget ini ngucapinnya :p malah udah bulan yang kedua ini mah!!! weleh weleeehhh *skip skip skip*

Oke, berhubung saya lagi ndak sibuk.. saya mau review album baru nih, albumnya sih udah dari bulan januari kemaren, tapi gapapa lah yah… masih anget kok! :p

Check this out beibehhh

Angelus-Apatrida-album

Track List:

  1. Immortal
  2. First World of Terror
  3. Architects
  4. Tug of War
  5. Serpents on Parade
  6. Wanderers Forever
  7. End Man
  8. Speed of Light
  9. I Owe You Nothing
  10. Hidden Evolution
  11. Highway Star (Deep Purple Cover)

Ok.. dari cover di atas.. mungkin udah ada yang bisa nebak kalau band ini mengusung genre apa? ya kan? kalau boleh jujur… saya yakin para metalhead yang membaca tulisan saya setuju kalau rata-rata penikmat musik keras pasti menyukai bit dan riff musik Thrash Metal yang di kenal lewat BIG FOUR ini, entah itu penikmat musik Death Metal, Power Metal bahkan sampai Black Metal sekalipun… ya kan? Oke, bukan itu yang menjadi topik utama kali ini.. cuma berhubung band yang akan kita bicarakan ini adalah band Thrash Metal (Yah, intermezzo sedikitlah yah… CMIIW).

Cerita sedikit, Angelus Apatrida ini adalah band Thrash Metal yang berasal dari negeri matador, Albacete. Kota Albacete ini letaknya kira-kira 262 kilometer dari kota Madrid dan letaknya persis berada di sebelah tenggara kota Madrid tersebut. Kalau bicara bola, pasti saya yakin udah tahu lah yah bagaimana maju pesatnya perkembangan sepak bola di daratan spanyol ini, tapi kali ini saya ingin menekan kan juga bahwa pergerakkan musik metal disana juga ternyata engga kalah majunya dengan musik metal di daratan eropa lainnya bila di lihat dari segi kualitas dan segalanya. Sebut saja band seperti Dark Moor, Soulitude, Avalanch, Runic, Dragonfly, Avulsed (yang akan ikut meramaikan perhelatan Hammersonic bulan maret besok) dan masih banyak lagi, bahkan sampai band yang akan kita bicarakan disini, Angelus Apartida. Mereka kini tampil secara lebih universal menunjukkan bahwa musik metal spanyol juga patut diperhitungkan. NOTED!

Jika disini ada dari kalian yang setuju dengan pernyataan saya di atas, maka saya rekomendasikan untuk mendengar album dari band Angelus Apatrida Hidden Evolution yang mereka rilis pada bulan januari tahun ini.

Mengikuti kesuksesan album ketiga mereka yang rilis pada tahun 2010 Clockwork, band yang terbentuk awal tahun 2000an ini juga kembali memberikan sentuhan garang pada album Hidden Evolution ini. Guillermo Izquierdo “Polako” Cs ternyata paham betul dengan musik yang mereka usung, sehingga sentuhan musik yang mereka ciptakan ini benar-benar terasa sekali denyutan kesesakan ala Thrash Metal yang bagaimana semestinya. Riff gitar yang balance, solo yang begitu mengesankan hingga dentuman drum yang di balut oleh gaya hardcore punk dengan tempo cepat menambah lagu menjadi terdengar menyemangati para pendengarnya. Album ini benar-benar terdengar 100% Raw, saya sangat mengapresiasikan kerja keras Guillermo Izquierdo di posisi gitar dan vokal yang mengkombinasikan vokalnya dengan teriakkan kemarahan dan tone vokal ala Hetfield (menurut pendengaran saya pada lagu “Architects” :P) lalu di sokong oleh suara gitar Thrash Riffing Mr. David G. Álvarez.  Memang sih, dari beberapa review yang saya baca, sang vokalis banyak di pengaruhi oleh gaya vokal lain dan meskipun begitu ia tidak mempermasalahkannya. Contohnya seperti gaya vokal Matt Barlow (debut album), Chuck Billy (Album Give ‘Em War) and Dave Mustaine (Album Clockwork) telah di adopsi oleh Guillermo ke dalam musik mereka. Tetapi dalam album baru ini, Guillermo lebih banyak mengimprovisasikan gaya vokal sendiri meskipun masih ada sedikit terdengar style Mustaine dan Hetfield di dalamnya.

Gaya musik Metallica, Annihilator, Testament, Anthrax, Judas Priest dan Megadeth di mix jadi satu oleh mereka ke dalam album ini, dengan track-track sadis seperti “End Man”, “Architects” dan pastinya dengan track super cepet “Serpents On Parade” akan soap mengoyak telinga anda semua, oh iyah… dan juga ada track cover ‘Highway Star’ bagi pecinta band Hard Rock Deep Purple dengan aransemen yang akan memanjakan tidur malam anda. *blushiiiiiiiiiiiiiiing*

Kini kerja keras mereka terbayar sudah, dengan banyak mengikuti kesuskesan album sebelumnya Clockwork. Víctor Valera (Drum), José J. Izquierdo (Bass), Guillermo Izquierdo “Polako” (Gitar/Vokal) dan David G. Álvarez (Gitar) akan siap untuk menghadapi tantangan selanjutnya demi memuaskan hasrat para metalhead di dunia Thrash Metal. Saya rasa 4.8/5 adalah nilai yang pantas diberikan kepada album fantastis ini. Well, good work guys!!!

Advertisements